Arsitek Narasi

Arsitek Narasi Strategis untuk Pemimpin Industri.

Perusahaan Anda memiliki data, tetapi apakah ia memiliki jiwa? Kami mengekstraksi sejarah perusahaan Anda dan merancangnya menjadi warisan narasi yang abadi.

The Paradigm

Di dunia bisnis yang bising dan dipenuhi data dingin, narasi Anda adalah api hangatnya. Mering Legacy Studio tidak merakit buku sebagai komoditas, melainkan merancang instrumen prestise dan makna.

Alexander Mering Founder & Narrative Architect
Alexander Mering - Founder

We Offer Best Services

Soul Mining

Archeological excavation uncovering raw, authentic leadership core and corporate truths.

Strategic Architecture

Engineering profound plot blueprints to align historic truth with business.

Media Deployment

Transmuting uncovered histories into premium masterpiece books and cinema documentaries.

Legacy Activation

Embedding timeless corporate narratives into organizational culture and global reputation.

In 3 Strategic Steps

Choose Destination

Define your architectural vision and identify the buried historical truths of your empire.

Make Payment

Initiate your premium investment to secure elite positioning across global media platforms.

Reach Airport on Selected Date

Deploy your masterpiece transmedia assets to claim your rightful place in history.

The Corporate Manifesto

The Corporate Manifesto

Completed in 3-6 Months | by Alexander Mering
1 Enduring Masterpiece

Cita-cita Seekor Anjing Kurap

Sumber: http://www.go-self-sufficient.com/
By: Wisnu Pamungkas

Sejak dilahirkan di ujung kampung kami, seekor anjing kurap bercita-cita menjadi manusia. Ketika mulai bisa bicara ia bertanya kepada ibunya bagaimana caranya agar ia bisa menjadi manusia suatu hari kelak.
“Apa yang harus aku lakukan agar bisa jadi manusia ibu?”
“Hmmm...”
“Ibu, aku bercita-cita menjadi manusia.”
“Anakku, itu mustahil.”
“Mengapa ibu?”
“Karena kita anjing,”
“Tapi apa salahnya menjadi manusia?”
“Tidak salah anakku, tapi kita tidak bisa?”
“Mengapa tidak?”
“Karena kita anjing sayang.”
“Tapi kita bisa belajar menjadi manusia,”
“Tak mungkin”.
“Mengapa tak mungkin?”
“Karena kita anjing…goblok!”
“Tapi ibu…”
“Tak ada tapi-tapi, tidur sana, awas jika ngompol lagi.”
Anjing kurap kecil itu terdiam. Matanya berkaca-kaca menahan kecewa. Sambil mengibaskan ekor-ekornya yang belum sempurna ditumbuhi bulu ia pun berlalu.
***
Bertahun-tahun ia coba melupakan cita-citanya yang dianggap ngawur oleh sebagian besar anjing di kampung itu. Tapi semakin ia berusaha melupakannya, semakin kuat keinginannya untuk menjadi seorang manusia.
“Aku tak muluk-muluk harus menjadi seperti pak Noriman, majikanmu yang punya rumah bagus dan mobil itu. Jadi pemulung pun tak apa,” kataya kepada si Mimi, anjing pudel peliharaan pak Kepala Desa, di ujung gang.
“Guk…guk…guk..,” kata Mimi mengejek.
Ketika itu si Anjing kurap sudah remaja. Walau warga kampung memanggilnya dengan nama anjing kurap tetapi, ia tumbuh menjadi anjing muda yang gagah dan pemberani. Matanya hitam tajam, namun selalu tampak gelisah menyiratkan hasrat dan impian yang kuat. Bulunya juga hitam tebal mengkilap, nyaris tak pernah ada noda. Walau cuma anjing liar di ujung kampung, tetapi ia berusaha menjaga penampilannya tetap perlente, sebagai anjing yang cerdas dan memiliki cita-cita luar biasa. (what the next...)

What People Say About Us.

"On the Windows talking painted pasture yet its express parties use. Sure last upon he same as knew next. Of believed or diverted no."

Mike Taylor
Mike Taylor
Lahore, Pakistan

"Mering made our family trip to Europe absolutely magical! Every detail was perfectly planned. I could not believe how seamless the entire experience was from booking to arrival."

Sarah Johnson
Sarah Johnson
New York, USA

"The best travel agency I have ever worked with. Professional, responsive, and they truly understand what makes a trip unforgettable. Highly recommend to everyone!"

Chris Thomas
Chris Thomas
Artistic Vision Documentation
Select Language