Ada uskup yang lebih dikenal umatnya lewat deru sepeda motor besar daripada lewat mimbar. Vescovo Motociclista, atau Uskup Pembalap Motor, adalah biografi yang saya tulis untuk mengenang perjalanan panjang Mgr. Giulio Mencuccini, CP, misionaris asal Italia yang menjadi Uskup Sanggau dan mengabdikan hampir seluruh hidupnya menembus pedalaman Kalimantan Barat.
Tentang Proyek
Buku ini diterbitkan oleh
PT Allsys Media Solusi, Bogor, pada Agustus 2024, dengan tebal xxviii ditambah
254 halaman. Ditulis untuk mendokumentasikan jejak pelayanan Mgr. Giulio
Mencuccini sejak kedatangannya di Prefektur Sekadau, perintisan hampir seribu gereja,
hingga pentahbisannya sebagai Uskup Sanggau pada 1990 dan keterlibatannya di
Konferensi Waligereja Indonesia.
Buku ini mendapat kata
pengantar dari Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, serta Mgr.
Valentinus Saeng, Uskup Sanggau, dan ditutup dengan kesaksian dari lima uskup
lain yang mengenal beliau secara pribadi, menjadikannya bukan sekadar biografi
tunggal, melainkan rangkaian kesaksian kolektif tentang satu sosok yang sama.
Peran Saya sebagai Strategic Narrative
Architect
Proyek ini menuntut riset
yang menembus dua lapisan waktu sekaligus, sejarah panjang misi Katolik di
Pulau Borneo sejak abad ke-14, dan kisah personal Mgr. Giulio yang tiba di
Kalimantan Barat pada tahun 1974. Saya menyusun tujuh bagian narasi yang
membawa pembaca dari kedatangannya di kampung Pakit, pergulatannya memahami
budaya Dayak, hingga masa ia menjadi salah satu tokoh yang dicintai di
lingkungan KWI.
Bagian yang tidak kalah
penting adalah mengelola dan merangkai lima kesaksian dari para uskup
sahabatnya menjadi satu bagian penutup yang koheren, sebuah keterampilan yang
juga relevan bagi klien yang ingin membuat buku kenangan atau festschrift
kolektif untuk tokoh senior mereka.
Tema dan Pendekatan Kreatif
Julukan Vescovo
Motociclista lahir dari kebiasaan Mgr. Giulio menembus jalan tanah dan sungai
pedalaman dengan sepeda motor untuk mengunjungi jemaatnya, jauh dari citra
uskup yang formal dan berjarak. Saya menulis buku ini dengan menonjolkan sisi
manusiawinya, seorang misionaris asing yang total membaur dengan budaya Dayak,
gemar bernyanyi di setiap kesempatan, namun juga menyimpan ketegasan dan
keteguhan dalam menghadapi tantangan sosial dan politik di masanya.
Pendekatan naratif ini
sengaja menyeimbangkan kedalaman riset historis dengan kehangatan cerita
personal, agar pembaca dari kalangan umat maupun masyarakat umum sama-sama
dapat menikmatinya, tanpa kehilangan bobot dokumentasi sejarah yang menjadi
inti buku ini.
Suara dari Gereja
Mengapa Studi Kasus Ini Relevan bagi Klien
Institusi maupun Organisasi
Tentang Penulis
Alexander Mering adalah
Founder dan Strategic Narrative Architect asal Indonesia berdarah Dayak, juga
dikenal sebagai jurnalis, sastrawan, sekaligus digital designer. Ia memulai
kariernya sebagai asisten peneliti di sebuah proyek Ford Foundation pada 1999,
kemudian menjadi wartawan di salah satu koran grup Jawa Pos di Pontianak pada
2000. Ia menyelesaikan pendidikan hukum di Universitas Tanjungpura, Pontianak,
dan mengikuti pendidikan jurnalistik di Pantau Foundation pada 2005.
Kariernya membentang
lintas media dan lembaga internasional, termasuk USAID Indonesia Forest and
Climate Support dan Asia Foundation Kemitraan, sebelum mendirikan sejumlah
inisiatif media dan literasi lintas Kalimantan dan Malaysia. Karya nonfiksinya
100 Anak Tambang Indonesia meraih dua Rekor MURI pada 2021, sementara untuk
karya sastra ia menulis dengan nama pena Wisnu Pamungkas. Vescovo Motociclista
menjadi salah satu karya biografi yang menegaskan kekuatannya dalam merangkai
riset sejarah dan kesaksian manusia menjadi satu narasi yang utuh.
Butuh Buku Kenangan atau Biografi
Institusional?
Vescovo Motociclista
adalah bukti bahwa sebuah kehidupan pengabdian, sepanjang apa pun rentang
waktunya, dapat dirangkai menjadi narasi yang runtut, jujur, dan menggerakkan.
Jika institusi, komunitas, atau organisasi Anda ingin mengabadikan jejak
seorang pemimpin atau tokoh penting dalam bentuk buku yang layak diwariskan,
mari berdiskusi mengenai proyek Anda berikutnya.