Tentang Proyek Buku Filsafat Dayak
Filsafat
Dayak: Kajian Komprehensif atas Manusia, Alam, dan Sang Ada adalah buku
akademik setebal xxviii + 433 halaman yang diterbitkan oleh Penerbit Lembaga
Literasi Dayak pada Mei 2025, dengan nomor ISBN 978-623-5890-95-1. Buku ini
disusun oleh tujuh akademisi lintas disiplin dan lintas negara, yaitu Prof.
Tiwi Etika, Ph.D. (Guru Besar Filsafat Agama Hindu di IAHN Tampung Penyang,
Palangka Raya), Dr. Patricia Ganing (linguis dari Universiti Pendidikan Sultan
Idris, Malaysia), Dr. Louis Ringah Kanyan (pakar Desain Komunikasi Visual dari
UNIMAS), Dr. Wilson, M.Th. (teolog dan pemerhati sosiologi agama), Masri Sareb
Putra, M.A. (etnolog serta penulis lebih dari 200 buku ber ISBN), Albertus
Imas, MA. (peneliti masyarakat adat Dayak), dan Alexander Mering, S.H. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu malaysia tahun 2026.
Buku ini
mengangkat tujuh cabang filsafat, yaitu metafisika, epistemologi, logika,
etika, estetika, filsafat politik, dan filsafat bahasa, yang ditulis dari
perspektif masyarakat Dayak sendiri. Pembahasannya memadukan data arkeologis
dari Gua Niah, Sarawak, yang menunjukkan jejak manusia Dayak sejak sekitar
40.000 tahun lalu, dengan kerangka teori filsafat Barat klasik seperti
pemikiran Kant, Rawls, Locke, Saussure, dan Wittgenstein.
Peran Alexander Mering dalam Proyek Ini
Pada proyek
buku ini, Alexander Mering menjalankan tiga peran sekaligus. Pertama, sebagai pengagas awal dan inisiator pembuatan buku, kedua sebagai salah satu penulis kontributor yang namanya tercantum bersama enam akademisi
lainnya. Ketiga, sebagai Penyelia naskah, dengan tanggung jawab menjaga
konsistensi kualitas dan alur argumentasi dari tujuh penulis berlatar belakang
berbeda sebelum naskah naik cetak. Keempat, sebagai desainer sampul buku.
Selain tiga
peran tersebut, Alexander Mering turut menyumbangkan materi visual berupa
ilustrasi grafis berjudul Prinsip Harmoni Dayak yang dimuat pada Bab 4, Etika
Dayak. Pemikirannya juga dikutip sebagai salah satu suara intelektual Dayak
pada Bab 6, Filsafat Politik Dayak, dalam diskusi mengenai warisan sistem
pendidikan kolonial dan relevansinya bagi Indonesia masa kini.
Latar belakang
Alexander Mering sebagai jurnalis, penulis dengan nama pena Wisnu Pamungkas,
serta mantan pegiat isu inklusi sosial dan lingkungan hidup di Kalimantan Barat
menjadi modal penting dalam menjaga agar naskah akademik yang kompleks dan
multidisiplin ini tetap terstruktur, konsisten secara metodologis, dan mudah diikuti
oleh pembaca di luar kalangan akademik.
Karakter Akademik Buku Ini
Perlu dicatat
bahwa Filsafat Dayak berbeda dari sejumlah karya nonfiksi bergaya literary
journalism yang pernah dikerjakan Alexander Mering pada proyek lain. Buku ini
murni disusun dengan pendekatan akademik ilmiah, ditulis oleh tim penulis
bergelar profesor dan doktor, dilengkapi tinjauan pustaka, kerangka teori,
serta metodologi penelitian yang lazim digunakan dalam kajian filsafat dan
antropologi budaya.
Sifat
multidisiplin dan multipenulis inilah yang membuat peran penyeliaan naskah
menjadi krusial. Enam penulis lain dengan latar belakang teologi, linguistik,
desain komunikasi visual, etnologi, dan hukum adat perlu disatukan gaya
penulisan, sistem rujukan, serta alur argumentasinya, agar buku setebal ratusan
halaman ini tetap koheren sebagai satu kesatuan karya ilmiah, bukan kumpulan
esai yang terpisah pisah.
Cakupan Materi
•
Bab 1, Metafisika Dayak: sejarah filsafat Dayak sejak
temuan Gua Niah, serta ontologi manusia Dayak Iban dan Ngaju.
•
Bab 2, Epistemologi Dayak: sistem pengetahuan eksplisit
dan pengetahuan tacit dalam tradisi masyarakat Dayak.
•
Bab 3, Logika Dayak: etnonumerologi dan makna filosofis
angka dalam kebudayaan Dayak.
•
Bab 4, Etika Dayak: Trisila Hidup, meliputi Adil Ka'
Talino, Bacuramin Ka' Saruga, dan Basengat Ka' Jubata.
•
Bab 5, Estetika Dayak: semiotika rumah panjang, pakaian
adat, kuliner, dan seni budaya Dayak Iban.
•
Bab 6, Filsafat Politik Dayak: perjalanan politik
masyarakat Dayak dari era kolonial Hindia Belanda hingga NKRI.
•
Bab 7, Filsafat Bahasa Dayak: doa nyangahatn, mitos
asal usul, dan hermeneutika budaya Dayak Kanayatn.
Nilai bagi Calon Klien
Pengalaman
menyelia proyek buku akademik kolaboratif berskala besar seperti ini
menunjukkan kapasitas Alexander Mering dalam mengelola naskah kompleks yang
melibatkan banyak penulis, disiplin ilmu, serta kepentingan penerbit dan
lembaga riset, dalam hal ini Penerbit Lembaga Literasi Dayak bersama Dayak
Research Center, Institut Teknologi Keling Kumang. Bagi calon klien yang
membutuhkan jasa penyeliaan naskah, penyuntingan struktural, atau desain sampul
untuk buku akademik, riset kelembagaan, maupun korporat, portofolio ini menjadi
bukti nyata kemampuan mengelola proyek penerbitan mulai dari naskah mentah
hingga siap cetak.
Detail Teknis Buku
•
Judul: Filsafat Dayak, Kajian Komprehensif atas Manusia,
Alam, dan Sang Ada.
•
Penulis: Prof. Tiwi Etika, Ph.D., Dr. Patricia Ganing,
Dr. Louis Ringah Kanyan, Dr. Wilson, M.Th., Masri Sareb Putra, M.A., Albertus
Imas, MA., dan Alexander Mering, S.H.
•
Editor: Masri Sareb Putra, M.A.
•
Penyelia dan Desain Sampul: Alexander Mering, S.H.
•
Penerbit: Lembaga Literasi Dayak, Tangerang, Banten.
•
Cetakan: Pertama, Mei 2025.
•
Tebal dan Ukuran: xxviii + 433 halaman, 15 x 23 cm.
• ISBN: 978-623-5890-95-1.
Tertarik Berkolaborasi?
Bagi lembaga,
akademisi, maupun penerbit yang membutuhkan jasa penyeliaan naskah, penulisan
kontributor, atau desain sampul untuk proyek buku akademik dan riset budaya,
silakan hubungi Alexander Mering melalui halaman kontak di website ini untuk
mendiskusikan kebutuhan proyek Anda.
